Sambung Pdt.Markus, dalam rayakan kebangkitan tentu butuh komitmen yang besar, bergandengan tangan melakukan yang baik di mata Tuhan. Diawali dengan kasih, bangun kabupaten kupang bukan pergumulan yang gampang, daratan yang luas, keterpurukan ekomomi, stunting, banyak jalan yang rusak, yakinlah bahwa dengan kasih, kita dapat bergandengan tangan mewujudkan kasih itu.
“Bila kita satu jiwa dan satu tujuan tidak ada yang mustahil. Satu minggu lebih ini bukan kegiatan makan puji, tapi ini menujukkan Kemahakuasaan Tuhan lewat Bupati dan Wabup Kupang melibatkan banyak orang. Karena Tuhan berfirman, Apa yang bisa engkau kerjakan, engkau perbuat saja untuk melakukan dengan penuh tanggung jawab dan melayani. Mempersembahkan yang terbaik, Menyembah Tuhan dalam segala apa yang ada padamu, mempersembahkan yag terbaik bagi semua orang,”ungkap Pdt.Markus Leunupun.
Ungkapan syukur yang sama, masih dalam khotbah, ditambahkan Romo Fransiscus Amandus Oe Ninu, Pr. Ia mengawali khotbahnya dengan pantun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Daging sei dan jagung bose bae sonde bae bapak Yosef Lede lebe baek. Sungguh cantik si ibu Aurum, dia jelita dan sangat harum. Dia mencintai, tidak menghukum dan merangkul semua kaum”.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












