”Hadiah itu sebenarnya nomor dua. Yang paling utama adalah bagaimana kita menggerakkan ekonomi keluarga melalui pertanian dengan menghidupkan lahan-lahan yang ada. Bagi masyarakat yang belum mendapatkan penghargaan, jadikan ini sebagai semangat untuk terus menanam bersama,” pungkas David.
Melalui momentum musim tanam kedua ini, David mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di bawah naungan Karang Taruna, untuk mengubah pola pikir dan mulai mengadopsi sistem pertanian yang lebih modern demi masa depan Kabupaten Kupang yang lebih mandiri dan sejahtera.,[Cheril]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












