Bupati Kupang Yosef Lede.SH dalam sambutannya, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dan gereja di tengah masyarakat harus membawa dampak positif yang nyata, bukan sekadar simbolik. Kolaborasi yang dibangun, menurutnya, harus mampu menjawab luka-luka sosial, ekonomi, dan spiritual yang selama ini dirasakan masyarakat.,ujar Yosef Lede.
Ia berharap Sidang Klasis Amabi Oefeto Timur ke-VII Tahun 2026 dapat melahirkan program-program pelayanan yang tidak hanya menguatkan iman jemaat, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Kupang, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan. “Kita Pemerintah Kabupaten Kupang sudah ada MoU dengan GMIT dalam hal kolaborasi program pembangunan di Kabupaten Kupang dan program pelayanan GMIT di wilayah Kabupaten Kupang karena sejatinya tujuan program pembangunan dan program pelayanan Gereja itu satu, yaitu peningkatan derajat kehidupan masyarakat yang di dalamnya ada jemaat-jemaat,” jelas Yosef Lede.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang membuka ruang seluas-luasnya bagi sinergi program antara pemerintah daerah dan klasis-klasis GMIT di seluruh wilayah Kabupaten Kupang, sebagai upaya kolektif membangun manusia dan ruang hidupnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












