Kami juga meminta para Pendeta untuk mendukung kami, terus memotivasi jemaat untuk menanam. Jangan biarkan sejengkal tanah dibiarkan tidak ditanami,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Camat Amabi Oefeto Timur, Ketua Majelis Klasis Fatuleu Timur, para pendeta se-Klasis Amabi Oefeto Timur, serta jemaat setempat.
Di tengah medan yang seakan tak pernah ramah, Sidang Klasis pun dibuka. Jalan berlumpur menjadi saksi bisu bahwa pengabdian sejati tidak tunduk pada cuaca dan pelayanan yang lahir dari nurani tidak pernah berhenti oleh keterbatasan alam maupun kesunyian wilayah..(*/sp)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












