Di hadapan Camat Sulamu, Lurah, serta unsur Forkopimcam yang hadir, Bupati Yosef kembali menekankan pentingnya totalitas dalam bekerja. Di era media sosial yang bergerak cepat saat ini, aparat dituntut untuk responsif dan tahan uji terhadap segala kritik maupun jemawaan.
”Jangan bekerja hanya untuk mencari tepuk tangan orang lain. Nyamuk saja mati karena tepuk tangan. Yang benar adalah bekerja dengan tulus. Camat, Lurah, mari kerja 1×24 jam untuk rakyat. Jika ada apa-apa, siap sedia di tempat,” pesan Bupati dengan tegas.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Kupang memohon doa dari para pendeta dan tokoh agama agar jajaran pemerintah daerah senantiasa diberikan kekuatan untuk bekerja secara baik dan lurus demi kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara keagamaan ini turut dihadiri oleh Wakil Sekretaris Sinode GMIT Pendeta Adi Karmani, Ketua Klasis Sulamu Pendeta Jefferson, Pendeta Jemaat Pelangi Kasih Sulamu Pendeta Jon Subani, Ketua Panitia Pembangunan Bapak Piter Nafi, unsur TNI/Polri, tokoh masyarakat, serta ratusan jemaat yang mengikuti jalannya ibadah peletakan batu pertama dengan penuh.**



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











