“Para siswa Sekolah Rakyat ini bisa mengoptimalkan sejuta potensi di NTT, juga di Indonesia,” ujar Muhaimin.
Muhaimin menekankan, sasaran utama siswa Sekolah Rakyat adalah anak-anak dari keluarga miskin. Khusus di NTT, saat ini ada 100 siswa Sekolah Rakyat.
“Sekolah Rakyat di sini cukup mengharukan, membanggakan dan tentu ini kerja keras ya, karena dari sejumlah besar yang harus diterima, maka syarat yang paling pokok adalah yang paling membutuhkan,” kata Muhaimin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“100 yang terpilih inilah yang paling membutuhkan, sehingga mendapatkan prioritas,” ujar Muhaimin.
Akan tetapi, Muhaimin menyatakan pemerintah berkomitmen untuk terus membangun lebih banyak Sekolah Rakyat, termasuk di seluruh Kabupatan dan Kota di NTT.
“Akan terus kami upayakan agar berdiri di semua kabupaten, kita juga ingin pihak swasta juga mendirikan duplikasi (Sekolah Rakyat),” ucap Muhaimin.
Mandat pembangunan Sekolah Rakyat berlandaskan Inpres 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Kemenko PM menjadi pemegang mandat untuk melaksanakannya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









