Selain pintu, pihak sekolah juga menganggarkan dana yang cukup signifikan untuk pengadaan mebeler (meja dan kursi), printer, serta proyektor guna menunjang digitalisasi dan kelancaran administrasi sekolah.
Selain fisik bangunan, peningkatan mutu akademik melalui literasi juga menjadi poin krusial bagi SMPN 1 Sulamu. Pihak sekolah mengalokasikan dana sekitar Rp46 juta khusus untuk pengadaan buku pelajaran baru.
Target sekolah adalah memenuhi kebutuhan buku dengan rasio satu buku untuk satu siswa. Guna menyiasati anggaran, pengadaan ini dilakukan secara bertahap. Jika tahun lalu pengadaan difokuskan untuk kelas VIII, maka tahun ini anggaran akan dialokasikan penuh untuk memenuhi kebutuhan buku siswa kelas IX.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait alokasi anggaran pembiayaan bagi tenaga kerja paruh waktu (honor), Kosmas D. Kota selaku Bendahara BOS menjelaskan bahwa pihak sekolah bersikap sangat berhati-hati dalam melakukan pencairan.
Meskipun sudah ada informasi bahwa anggaran tersebut telah dialokasikan, sekolah memilih untuk menunda pembayaran hingga ada petunjuk teknis (juknis) atau petunjuk pelaksanaan yang resmi dan jelas dari dinas terkait. Langkah ini diambil secara tegas guna menghindari kesalahan administrasi atau temuan di kemudian hari.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











