SPPG di Indonesia Wajib Memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS)

- Editorial Team

Senin, 2 Maret 2026 - 12:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 72 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang melalui Kepala Dinas, dr. Desemiyety Ngatriani angkat bicara terkait pengelolaan IPAL disejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang saat ini beroperasi di wilayah Kabupaten Kupang.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang yang akrap disapa dr. Yety mengungkapkan jika saat ini sebanyak 22 dapur SPPG telah beroperasi namun, belum semua memiliki Sertifikat Layak Higienis dan Sanitasi (SLHS).

Baca Juga :  Kampung Nelayan Merah Putih Sulamu Berpeluang Diresmikan Presiden RI, Staf Khusus Menteri KKP Lakukan Peninjauan Langsung ​

Sertifikat SLHS disebut merupakan administrasi wajib yang harus dimiliki oleh seluruh dapur SPPG sebelum melakukan aktifitas dan pengoperasian dapur untuk Makan Bergizi Gratis.

“Jadi terkait dengan Sertifikat SLHS itu salah satu persyaratannya adalah isolasi pengolahan air limbah yang baik. Untuk saat ini dari 22 SPPG di Kabupaten Kupang yang tercatat di Dinkes, baru 7 dapur yang mendapat SLHS yang kami Dinas Kesehatan keluarkan,” ujar dr. Yety, pada Jumat (26/02/2026).

Baca Juga :  Angkat Bicara Soal Posyandu, Kades Poto; Kegiatan Pelayanan Sudah Berjalan dan Peralatan Lengkap ​

Dijelaskan, salah satu persyaratannya terbitnya sertifikat SLHS itu adalah Instalasi Pengelolaan Air Limbah dapur SPPG berfungsi dengan baik.

Berita Terkait

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​
Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​
UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 18:34 WITA

Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Rabu, 9 September 2026 - 14:12 WITA

UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Rabu, 9 September 2026 - 09:18 WITA

Temuan Kerangka Lansia di Hutan Batfao Amarasi Barat: Cincin Kuning Ungkap Identitas Yohanes Bureni yang Hilang 6 Bulan ​

Berita Terbaru