Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, menyambut baik inisiatif ini, terutama terkait pengelolaan Sungai Noelmina yang menjadi batas wilayah kedua kabupaten. Ia menyoroti dampak lingkungan akibat pengambilan material yang tidak terkendali, seperti pengikisan jalan hingga 100 meter yang mengancam pemukiman warga.
“Pertemuan ini sangat tepat untuk menyinkronkan retribusi agar tidak terjadi tumpang tindih. Kami berharap ada normalisasi sungai dan pengaturan teknis pengambilan material agar tidak merusak infrastruktur serta memberikan kontribusi nyata bagi PAD kedua kabupaten,” ujar Bupati TTS.
Sementara itu, Bupati Kupang, Yosef Lede, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pengusaha. Beliau mendukung penuh skema pembagian hasil yang baru untuk memastikan Kabupaten Kupang mendapatkan manfaat optimal dari potensi sumber daya alam yang ada di wilayahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat ini menghasilkan kesepakatan untuk mendetailkan persentase pembagian hasil, di mana rencananya Kabupaten Kupang akan menerima sekitar 20%, Provinsi 5%, serta alokasi khusus untuk CSR. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi tambang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












