Keduanya menyampaikan total luas hamparan sawah mencapai 123 hektare. Namun, luas lahan produktif terus menyusut signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Ironisnya, meski tersisa sebagian besar lahan produktif tersebut tidak dapat ditanami karena kondisinya masih tergenang banjir dan material pasir dan batu.
“Sebagian kecil lahan memang masih bisa ditanami, tapi sebagian lainnya tidaj bisa di tanami karena material pasir dan batu, Ini sangat mengancam keberlangsungan mata pencaharian petani,” tambah Yonadap Luis
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada juda di sampaikan oleh Saul Solu, petani setempat, menegaskan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius, lahan sawah yang tersisa akan semakin menyusut dan ketahanan pangan masyarakat setempat ikut terancam.
Para petani berharap pemerintah kabupaten dan Provinsi serta dinas terkait dapat segera mengambil langkah-langkah konkret dan mendesak,” ujar Saul Solu.
Tindakan yang diharapkan antara lain: penanganan sistem drainase secara menyeluruh, pengendalian banjir sepanjang 500 meter di wilayah persawahan dan kebijakan perlindungan lahan pertanian agar tidak terus tertimbun material pasir dan batu.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











