Pemdes Pantai Beringin Tidak Peduli Keluhan Petani, Warga Minta Dukungan Pemkab Kupang

- Editorial Team

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 226 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com – Pemerintah Desa Pantai Beringin Kecamatan Sulamu dinilai tidak peduli keluhan petani khususnya Persawahan Fubonak yang saat ini telah mencapai titik kritis dan membutuhkan tindakan tanggap darurat dari pemangku kebijakan.

Kondisi yang terjadi menjadi keluhan petani. Walaupun tercatat kerap kali diadukan ke Pemerintah Desa, namun hingga kini belum mendapatkan respon positif Pemdes, sebab keluhan demi keluhan tidak pernah ditanggapi. Oleh karena itu, para petani minta dukungan Pemerintah Kabupaten Kupang-NTT turun tangan atasi persoalan dimaksud.

Baca Juga :  Bupati Dan Wakil Bupati Kupang Menanam 10.000 Pohon Untuk Mutis Timau Bukit Humon

Yodandap Luis dan Saul Solu, saat di temui media Haluantimur.com di persawahan fubonak, Kamis (05/03/2026) mengatakan, kali Nitapekok yang membelah lokasi persawahan Fubonak kondisinya saat ini tergerus sepanjang 500 meter.

Setiap tahun jika terjadi banjir, kondisi gerusan semakin melebar dan jika tidak segera ditangani akan merusak lahan sawah milik petani. Para petani mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk meninjau langsung dan memberikan perhatian serius terhadap masalah penyusutan lahan dan ancaman banjir yang melanda.

Baca Juga :  Jabatan Camat Fatuleu Barat Resmi Diserahterimakan

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru