Merujuk pada sejarah Raja Salomo, Pdt. Zimrat mengingatkan bahwa kegagalan sering kali terjadi ketika jemaat kuat secara fisik atau pembangunan, tetapi lemah secara persekutuan. Mengutip analogi dari penyair Pera, beliau mengibaratkan jemaat seperti sebuah kapal di tengah lautan luas.
”Kapal tidak akan tenggelam karena air yang ada di sekelilingnya. Kapal baru akan tenggelam jika membiarkan air masuk ke dalamnya. Semua masalah di dunia ini, masalah masa lalu, tidak akan pernah menenggelamkan persekutuan kita, selama kita tidak mengizinkan masalah itu merasuki hati dan merusak persaudaraan kita. Mari kita bangun ketahanan batin yang kuat,” tambahnya dengan tegas.
Air Mata dan Kain Dinding Kilas Balik Perjuangan Jemaat oleh Novita Terik-Isak Momen ibadah semakin larut dalam keharuan ketika Wakil Ketua Majelis Jemaat GMIT Pelangi Kasih Sulamu, Ibu Novita Terik-Isak, membacakan kilas balik sejarah berdirinya jemaat tersebut. Dengan suara yang sesekali terisak, ia mengenang awal mula pelayanan yang lahir dari air mata, keringat, dan ketidakpastian duniawi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











