”Kita memulai segalanya dari sebuah bangunan yang lahir dari air mata dan keringat selama sembilan hari, di atas tanah kemurahan hati keluarga Bapak Peter Yeremias Terik. Gedung awal itu berdiri meski hanya beratap harapan dan berdindingkan kain yang melambai-lambai ditiup angin,” kenang Novita
Dalam kesempatan tersebut, Novita menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu.
Pdt. Yunus Kaitulang, M.Th. (Mantan Ketua Klasis Sulamu), yang meletakkan dasar kepemimpinan awal jemaat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pdt. John Elvis Subami, S.Th., yang telah setia menemani jemaat melewati badai pelayanan hingga tahun terakhir masa baktinya saat ini.
Para Majelis Jemaat Periode Pertama, yang menjadi pilar-pilar kokoh saat status gereja belum menentu, melayani bukan karena jabatan, melainkan karena panggilan jiwa.
”Kini, di bawah kepemimpinan Ketua Klasis yang baru, Pdt. Jeferson Bagaihing, S.Th., kehidupan jemaat terus berputar. Kita bersyukur untuk setiap tangis bayi yang lahir, anak-anak yang dibaptis, kaum muda yang sidi, dan keluarga baru yang dipersatukan. Kalian adalah masa depan GMIT Pelangi Kasih,” ujar Novita optimis.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











