Petani Fatuleu Barat Menjerit Bantuan Pemerintah Diduga Jadi Lahan Bisnis Oknum Pengusaha ​

- Editorial Team

Selasa, 28 April 2026 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 713 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Tak hanya soal harga, operasional alat di lapangan juga sarat dengan pungutan liar. Operator alat dilaporkan meminta “uang servis” berupa rokok sebanyak dua bungkus setiap hari. Jika permintaan ini tidak dipenuhi, operator sengaja melewati lahan petani tersebut dan tidak memberikan pelayanan.

​Kejanggalan lain muncul pada sistem pembagian hasil. Oknum pengusaha tersebut diduga menggunakan karung berukuran besar untuk jatah bagiannya, sementara petani hanya diberikan karung ukuran standar.

Baca Juga :  Jaga ‘Benteng Alam’ Pesisir, Pemkab Kupang Dorong Kolaborasi Konservasi dan Ekonomi di Erbaun & Merbaun ​

​Keluhan paling fatal adalah dugaan adanya prioritas khusus yang diberikan oleh Dinas Provinsi kepada oknum pengusaha tersebut dibandingkan kelompok tani.

​”Kami dengar ada kontrak Rp30 juta dengan Provinsi. Petani yang bawa uang tunai (cash) malah tidak dilayani, sementara pengusaha itu yang diutamakan. Semua alat seolah tumpah di dia, akhirnya alat bantuan negara jadi lahan bisnis pribadi,” tambah sumber tersebut.

​Para petani di Fatuleu Barat mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera turun tangan mengevaluasi distribusi dan pengawasan bantuan alsintan di wilayah tersebut. Mereka meminta agar alat-alat tersebut dikelola langsung oleh kelompok tani secara transparan, bukan justru memperkaya pengusaha yang memanfaatkan fasilitas negara untuk menindas rakyat kecil.

Baca Juga :  Menenun Harapan di Tengah Ombak Sulamu, Bupati Kupang Yosef Lede Serahkan Bantuan KKP RI untuk Petani Rumput Laut

Berita Terkait

Estafet Kepemimpinan Polres Kupang: AKBP Adhitya Octorio Putra Resmi Jabat Kapolres, Siap Perkuat Polri Presisi
Resmi Dibuka, 45 Calon Paskibraka Kabupaten Kupang Tahun 2026 Mulai Jalani Pemusatan Diklat
Pemkab Kupang Perkuat Sinergi Bersama Pemprov NTT; Optimalkan Pemungutan Pajak Daerah dan Opsen PKB, BBNKB, serta MBLB ​
Wakil Bupati Kupang Lantik Pejabat Pratama hingga Kepala Sekolah Ingatkan Core Values ‘BerAKHLAK’ dan Birokrasi yang Solid ​
Tekan Stunting di Kabupaten Kupang, Dinas Perikanan dan DPR RI Perluas Safari Gemarikan di Amabi Oefeto Timur ​
Dukung Produk Garam ‘Kupang Emas’, Kades Oebelo Tegaskan Pentingnya Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Perlindungan UMKM ​
Wujudkan Swasembada Garam, Pemkab Kupang Gandeng PT Garam Cahaya Indonesia Meluncurkan Garam Konsumsi “Kupang Emas” ​
Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, Bupati Kupang Launching Produksi Garam Konsumsi “Garam Kupang Emas” ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:30 WITA

Estafet Kepemimpinan Polres Kupang: AKBP Adhitya Octorio Putra Resmi Jabat Kapolres, Siap Perkuat Polri Presisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:09 WITA

Resmi Dibuka, 45 Calon Paskibraka Kabupaten Kupang Tahun 2026 Mulai Jalani Pemusatan Diklat

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:36 WITA

Pemkab Kupang Perkuat Sinergi Bersama Pemprov NTT; Optimalkan Pemungutan Pajak Daerah dan Opsen PKB, BBNKB, serta MBLB ​

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:56 WITA

Wakil Bupati Kupang Lantik Pejabat Pratama hingga Kepala Sekolah Ingatkan Core Values ‘BerAKHLAK’ dan Birokrasi yang Solid ​

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:25 WITA

Tekan Stunting di Kabupaten Kupang, Dinas Perikanan dan DPR RI Perluas Safari Gemarikan di Amabi Oefeto Timur ​

Senin, 27 Juli 2026 - 17:11 WITA

Wujudkan Swasembada Garam, Pemkab Kupang Gandeng PT Garam Cahaya Indonesia Meluncurkan Garam Konsumsi “Kupang Emas” ​

Senin, 27 Juli 2026 - 15:17 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah, Bupati Kupang Launching Produksi Garam Konsumsi “Garam Kupang Emas” ​

Senin, 27 Juli 2026 - 06:36 WITA

Bupati Kupang Hadiri Pisah Sambut KMJ Via Dolorosa Alak, Tegaskan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Gereja ​

Berita Terbaru