“Saya ingin mendengar langsung bagaimana mereka memandang masa depan Perumda AM. Bukan hanya bicara teknis, tapi juga soal leadership, kemampuan mengambil keputusan strategis, dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan air bersih,” ungkap Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa direktur terpilih harus mampu menjadikan Perumda AM tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita butuh pemimpin yang mampu mendorong efisiensi operasional, membangun kerja sama lintas sektor, dan menjadikan Perumda AM sebagai motor penggerak pembangunan,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketiga kandidat menyambut proses wawancara terbuka ini sebagai wujud seleksi yang kredibel dan menjadi ruang untuk menunjukkan keseriusan mereka. Masing-masing menyampaikan paparan tentang pemetaan persoalan air bersih, peningkatan kualitas SDM, efisiensi keuangan, hingga strategi pelayanan berbasis digitalisasi.
Meski belum diumumkan siapa yang akan ditetapkan sebagai direktur definitif, proses ini memberi sinyal bahwa pemerintah serius dalam menempatkan figur terbaik untuk mengelola aset vital daerah.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












