Lebih lanjut, Gabriel membeberkan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dalam menjaga kestabilan alat-alat di SPBU Sulamu, yaitu kondisi kelistrikan di wilayah tersebut.
”Kelemahan di jalur Sulamu ini adalah kondisi listrik yang sering mati-hidup secara tidak stabil. Tidak ada hujan, tidak ada angin pun bisa ada pemadaman. Kondisi ini membuat alat-alat kami di daerah jauh lebih cepat rusak dibandingkan dengan SPBU yang ada di area kota. Meskipun kami sudah melakukan langkah pengamanan dengan memasang stavol (stabilizer) dan alat pelindung lainnya, kendala ini tetap saja berdampak pada ketahanan alat,” ungkapnya secara jujur.
Pihak manajemen SPBU menegaskan telah bergerak cepat dengan memesan alat-alat baru yang dibutuhkan. Alat-alat tersebut diperkirakan akan tiba di lokasi pada hari Senin mendatang untuk segera dipasang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah proses instalasi selesai, pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindak) Kabupaten akan langsung melakukan proses tera ulang untuk memastikan akurasi dan kelayakan mesin pompa.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










