Kupang_Haluantimur.com _Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat, kini menuai sorotan tajam di wilayah Kabupaten Kupang. Sejumlah temuan di lapangan menyebutkan adanya dugaan limbah yang dinilai tidak sesuai standar.
Pengelolaan limbah yang tidak dikelola secara baik oleh sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Kupang mendapat sorotan tajam masyarakat.
Kondisi ini semakin memberikan efek langsung kepada masyarakat yang menjadi tujuan penyaluran dan distribusi MBG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat Kelurahan Takari, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, pada Kamis (19/02/2026) secara ekslusif pada awak media mengeluhkan kondisi tersebut.
Menurut sumber yang tidak ingin namanya disebut mengatakan pengelolaan limbah SPPG merupakan masalah serius yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat jika tidak ditangani dengan baik.
Pada beberapa kesempatan dirinya sempat melaporkan air limbah dapur SPPG mencemari lahan pertanian warga, menimbulkan bau tidak sedap, meluber ke jalan, hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












