Sangat ironis ketika narasi berita, panggung publik, dan data yang didapat untuk karya jurnalistik diperoleh dengan mengetuk pintu kantor-kantor dinas dan mewawancarai pejabat serta staf OPD.
Setelah kepentingan personal terpenuhi, meludahi piring tempat makan adalah bentuk tindakan culas yang memalukan.
Esok atau lusa, ketika oknum terkait kembali mengetuk pintu pelayanan publik untuk mengurus administrasi atau mencari data, di mana wajah dan nuraninya akan disembunyikan di hadapan para ASN yang tetap melayani dengan profesional?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diam bukan lagi pilihan ketika harga diri dan martabat profesi diinjak-injak oleh narasi picik.
Kerja keras melayani masyarakat di daerah pelosok, mengabdi pada negara, dan mengedukasi anak bangsa tidak pantas dihargai dengan stempel hinaan.
Lawan dengan Profesionalisme Tetap berdiri tegak, bekerja dengan integritas tinggi, dan buktikan bahwa kualitas pelayanan publik jauh di atas kualitas narasi para pengkritik tanpa etika.
Ambil Langkah Hukum/Organisasi Jika narasi yang disebarkan telah memenuhi unsur pencemaran nama baik institusi dan ujaran kebencian, dorong penegakan hukum secara terukur dan bermartabat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











