Tok! Penempatan dan Polemik PPPK Tuntas Hasil Akhir Dikirim Ke BKN Pusat

- Editorial Team

Jumat, 1 Agustus 2025 - 01:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 77 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Pemerintah Kabupaten Kupang akhirnya menuntaskan polemik penempatan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024. Setelah melalui berbagai tahapan klarifikasi, evaluasi, hingga diskusi bersama para pihak, hasil akhir penempatan guru PPPK akan segera dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat untuk mendapatkan pengesahan lebih lanjut.

Baca Juga :  Jelang Musda Golkar Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas Saya Fokus di Kursi Ketua DPRD Atas Instruksi DPP ​

Bupati Kupang, dalam arahannya Kamis (31/7/2025)  menegaskan pentingnya kebijakan penempatan guru PPPK yang bijaksana, adaptif terhadap kebutuhan lokal, serta tidak merugikan guru maupun sekolah penerima.

“Kalau dia dekat, ya geser saja. Intinya kita jawab kebutuhan di situ. Yang penting jam mengajarnya cukup karena ada sertifikasi. Tapi kalau terlalu jauh, ya itu tidak bijak. Kita tidak bisa paksakan,” ujar Bupati Kupang dalam rapat terbatas bersama jajaran Dinas Pendidikan.

Ia menambahkan bahwa status PPPK merupakan kontrak kerja selama lima tahun, tetapi dapat dievaluasi setiap tahun berdasarkan kinerja dan etika. Bila tidak memenuhi ekspektasi pelayanan publik, kontrak dapat dihentikan secara sah sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Putra Sulamu FC Takluk 2-0 Dari Besnoni FC

Berita Terkait

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​
Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​
UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 18:34 WITA

Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Rabu, 9 September 2026 - 14:12 WITA

UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Rabu, 9 September 2026 - 09:18 WITA

Temuan Kerangka Lansia di Hutan Batfao Amarasi Barat: Cincin Kuning Ungkap Identitas Yohanes Bureni yang Hilang 6 Bulan ​

Berita Terbaru