Wakil Bupati Aurum Titu Eki Ajak Kolaborasi Memerangi Angka Kematian Ibu dan Anak

- Editorial Team

Rabu, 11 Juni 2025 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 68 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dilanjutkan Aurum, bahwa menurunkan angka kematian ibu dan bayi bukan hanya tanggungjawab bidan atau tenaga medis, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus mendukung upaya-upaya baik dari sisi regulasi, penganggaran, maupun pembinaan dan pengawasan di lapangan, untuk itu dibutuhkan kerja kolaborasi. “Mari kita bekerjasama, berkolaborasi, satu arah, satu niat, dan satu tujuan agar tidak ada lagi ibu dan anak yang kehilangan nyawa saat melahirkan dan dilahirkan,”ujarnya.

Baca Juga :  Baru Dilantik, Camat Fatuleu Barat Langsung Tancap Gas

Sementara Health Specialist Unicef Kantor Perwakilan NTT, NTB, dr.Vama Chrisnadarmani di kesempatan itu menyampaikan hasil assesment dari 26 puskesmas di Kabupaten Kupang akan dijadikan acuan/ bahan pertimbangan dari pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan bayi di Kabupaten Kupang. Serta mendapatkan gambaran kemampuan puskesmas dalam memberikan pelayanan esensial meternal dan neonatal.

Baca Juga :  Korupsi Puskesmas di Kabupaten Kupang Terbongkar, Dua Tersangka Ditahan

Acara dilanjutkan dengan presentasi hasil assesment di 26 puskesmas oleh tim assesor, dr.Yuli Sudin. Kemudian pemaparan kebijakan program kesehatan di Kabupaten Kupang dan rencana tindak lanjut oleh Kadis Kesehatan Yoel Laitabun..[Juwita]

Berita Terkait

Pemerintah Kabupaten Kupang Gelar Musrenbang RKPD 2027 Menuju “Kabupaten Kupang Emas” di Momentum Hari Kartini
Peringati Hari Kartini 2026, Wakil Bupati Kupang Ajak Perempuan Terus Berkarya dan Memimpin
Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Pemerintah Kabupaten Kupang Gelar Musrenbang RKPD 2027 Menuju “Kabupaten Kupang Emas” di Momentum Hari Kartini

Selasa, 21 April 2026 - 06:26 WITA

Peringati Hari Kartini 2026, Wakil Bupati Kupang Ajak Perempuan Terus Berkarya dan Memimpin

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 16:04 WITA

Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Berita Terbaru