Kupang_Haluantimur.com _Hujan tidak sekadar jatuh ke tanah, sementara jalan menuju Desa Oeniko, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, terendam dalam lumpur, batu dan licin yang menyakitkan langkah.
Medan dan cuaca yang muram seolah panjang seakan menguji kesabaran dan keteguhan masyarakat di pelosok Kabupaten Kupang.
Dalam kondisi alam yang demikian, tidak lagi soal jarak, melainkan tentang niat dan keberanian. Namun bagi Bupati Kupang, Yosef Lede, hujan dan dingin serta medan yang menguras tenaga bukanlah alasan untuk menunda kehadiran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di balik tanah basah yang menghambat laju kendaraan, langkah pengabdian diarahkan menuju Jemaat GMIT Bethania Kuafe’u, sebuah perjumpaan yang telah lama dinanti jemaat.
Pada Minggu (15/02/2026), Yosef Lede bersama rombongan menembus cuaca buruk demi menghadiri Pembukaan Sidang Majelis Klasis Amabi Oefeto Timur ke-VII Tahun 2026, yang diselenggarakan di Gereja GMIT Bethani Kuafe’u, Desa Oeniko.Pembukaan sidang dilaksanakan dalam kebaktian Minggu yang di pimpin langsung oleh Pdt. Aryani Nau,S.Th.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









