Kupang_Haluantimur.com_ Masyarakat di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini tengah menjerit akibat lumpuhnya aktivitas satu-satunya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah mereka.
Fasilitas pengisian BBM tersebut diketahui tidak beroperasi sama sekali selama dua minggu terakhir, tanpa adanya kejelasan atau sosialisasi mengenai kendala yang terjadi.
Mandeknya operasional SPBU ini berdampak langsung pada kelumpuhan ekonomi warga setempat, yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan petani. Imbas dari kekosongan pasokan BBM resmi ini, warga terpaksa beralih ke pengecer dengan harga yang melonjak drastis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pantauan dan keluhan yang disampaikan warga kepada awak media pada Kamis (11/06/2026), harga BBM jenis Pertalite dan Premium di tingkat eceran kini meroket tajam, berkisar antara Rp13.000 hingga Rp20.000 per liter.
”Kami masyarakat kecil di Sulamu betul-betul menjerit. Sudah dua minggu kami bingung kenapa (SPBU) 56.851.27 tutup terus, tidak ada penjelasan apa-apa. Kalau mau kerja, kami terpaksa beli minyak eceran yang harganya sampai 20 ribu satu liter. Ini sangat mencekik kami,” ungkap salah seorang warga setempat dengan nada kecewa, Kamis (11/06/2026).
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











