265 Ton Garam Kabupaten Kupang Menuju Ibukota

- Editorial Team

Rabu, 17 September 2025 - 19:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 164 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Kemarin garam yang ada bersifat konsumtif biasa-biasa saja, tapi hari ini menunjukkan ada peningkatan dari sebelumnya bahan baku yang standar, tapi sudah di produksi menjadi kemasan, yang dari segi ekonomi memiliki nilai jual yang baik dan bisa menjadi brand lokal Kabupaten Kupang,”jelas Yosef Lede.

Baca Juga :  Penyerahan 120 SK Kenaikan Pangkat, Bupati Kupang Tekankan Inovasi dan Profesional
265 Ton Garam  Kabupaten Kupang Menuju Ibukota
Foto: Kontainer pengangkut garam kemasan ke ibukota.(HTC)

Ia ingin adanya kolobarasi yang tetap terjalin antara Pemkab Kupang dan Asosiasi Industri Garam NTT, juga bekerjasama dengan Pemerintah Daerah di seluruh NTT ataupun luar NTT, sehingga  produk lokal Kabupaten Kupang garam beryodium dalam kemasan bisa menjadi salah satu brand yang pendapatannya besar.

Baca Juga :  Realisasi Capaian PAD Capai 91,56%, Dinas Peternakan Kabupaten Kupang Optimis Melampaui Target 2026 ​

Sambungnya, Pemkab Kupang memberikan ruang seluas-luasnya kepada Asosiasi Industri Garam NTT untuk bagaimana memproduksi garam ini lebih banyak lagi, biar dapat menjawab kebutuhan masyarakat di NTT dan di luar NTT, dan tentunya mengutamakan kualitas.

Sementara Ketua Asosiasi Industri Garam NTT, Daniel Cherlin dalam laporannya membutuhkan dukungan moril dari Bupati Kupang Yosef Lede agar keberlangsungan produksi Saltera garam beryodium dalam kemasan tetap terjamin dan makin maju.

Berita Terkait

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​
Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​
Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki
Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu
Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​
Klarifikasi Resmi dan Permohonan Maaf Terkait Video Viral Kejadian di Kantor Desa Oebelo ​
Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​
UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:57 WITA

Cacat Hukum dan Penuh Pelanggaran: Masyarakat Desa Pariti Layangkan Surat Sanggahan, Tuntut Pembatalan dan Penghentian Tahapan Pilkades ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:39 WITA

Pemerintah Desa Oeteta Salurkan BLT Dana Desa Tahap III dan Bantuan Pangan Beras kepada Masyarakat ​

Jumat, 11 September 2026 - 19:08 WITA

Polsek Kupang Tengah Gerak Cengkram Repas Amankan Pelaku Penganiayaan Dengan Sajam Di Desa Noelbaki

Kamis, 10 September 2026 - 18:34 WITA

Komitmen Sejahterakan Petani, Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan Tahap II dan Dana Bantuan Pertanian Milyaran Rupiah di Kecamatan Sulamu

Kamis, 10 September 2026 - 15:16 WITA

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Baru, Bupati Kupang Tinjau Lokasi Pembangunan Pelabuhan Sulamu ​

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WITA

Diduga Intimidasi Kepala Desa dan Perangkat Desa Oebelo, Oknum Warga Bawa Nama Bupati Kupang ​

Rabu, 9 September 2026 - 14:12 WITA

UPTD SMPN 1 Kupang Tengah Sosialisasi Tata Tertib dan Penyesuaian Jam Belajar Bersama Orang Tua Murid ​

Rabu, 9 September 2026 - 09:18 WITA

Temuan Kerangka Lansia di Hutan Batfao Amarasi Barat: Cincin Kuning Ungkap Identitas Yohanes Bureni yang Hilang 6 Bulan ​

Berita Terbaru