Hendra mengakui bahwa akses jalan yang belum memadai serta keterbatasan jalur laut (karena kapal penumpang belum diizinkan mengangkut BBM) menjadi faktor utama penghambat distribusi. Namun, pemerintah tetap mengupayakan opsi alternatif, termasuk rencana distribusi melalui jalur laut dengan kapasitas hingga 25.000 liter melalui koordinasi lebih lanjut dengan pimpinan daerah.
Pemerintah Kecamatan Amfoang Utara berkomitmen untuk terus memantau ketersediaan stok BBM, terutama di tengah musim panen saat ini di mana kebutuhan masyarakat meningkat tajam..**
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









