Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas aksi anarkis ini.
“Kami lagi cek. Memang ada laporan pagi ini. Sementara personel ada di TKP dan bantu menenangkan masyarakat. Kita akan tindak lanjuti laporan ini,” tegas AKBP Rudy dengan nada bicara yang lugas.
Senada dengan Kapolres, Kapolsek Fatuleu, Iptu Markus Tameno, memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah stabilitas keamanan di lokasi kejadian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya, kami atensi. Kami sedang berada di lokasi untuk mengamankan situasi,” ujarnya singkat saat memantau langsung kondisi di lapangan.
Hingga saat ini, identitas para pelaku masih dalam pengejaran intensif. Kepolisian mengimbau seluruh warga, khususnya komunitas di Perumahan 2.100, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang di media sosial.
Tragedi pengeroyokan ini menjadi luka mendalam bagi masyarakat eks pejuang Timor-Timur. Publik kini menanti ketegasan aparat hukum untuk segera meringkus pelaku dan mengungkap motif di balik serangan pengecut ini, agar keadilan bagi korban yang sedang berjuang di ruang perawatan medis dapat ditegakkan seadil-adilnya.**
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












