Kupang_Haluantimur.com_ Sebanyak delapan orang siswa dan seorang guru di Sekolah Dasar (SD) Tapen, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengalami keracunan massal.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (6/6/2026) siang, sesaat setelah para korban mengonsumsi paket makanan dari program pemberian makanan bergizi gratis yang dibagikan di sekolah.
Situasi di lingkungan sekolah sempat diwarnai kepanikan ketika para siswa secara bersamaan mengeluhkan kondisi kesehatan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Para korban dilaporkan mengalami gejala klinis yang serupa, meliputi.
Nyeri kepala hebat
Mual-mual
Nyeri perut yang melilit
Muntah-muntah
Indikasi Makanan Tidak Layak Konsumsi
Berdasarkan informasi dan kesaksian beberapa saksi mata di lokasi kejadian, terdapat kejanggalan pada kualitas fisik paket makanan yang disajikan kepada siswa dan guru. Makanan tersebut diduga kuat menjadi pemicu utama gangguan kesehatan para korban.
”Kami menemukan kondisi buah jeruk yang sudah rusak dan membusuk. Selain itu, olahan lauk ayam yang dihidangkan juga masih terlihat kemerahan, mengindikasikan bahwa daging tersebut belum matang sempurna,” ujar salah seorang sumber di lokasi kejadian.
Halaman : 1 2 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










