Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​

- Editorial Team

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Sebanyak delapan orang siswa dan seorang guru di Sekolah Dasar (SD) Tapen, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengalami keracunan massal.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu (6/6/2026) siang, sesaat setelah para korban mengonsumsi paket makanan dari program pemberian makanan bergizi gratis yang dibagikan di sekolah.

Baca Juga :  Relokasi Korban Banjir Memberikan Solusi Jangka Panjang Untuk Masyarakat

​Situasi di lingkungan sekolah sempat diwarnai kepanikan ketika para siswa secara bersamaan mengeluhkan kondisi kesehatan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para korban dilaporkan mengalami gejala klinis yang serupa, meliputi.

Baca Juga :  Bantuan Traktor Roda Dua Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani

​Nyeri kepala hebat

​Mual-mual

​Nyeri perut yang melilit

​Muntah-muntah

​Indikasi Makanan Tidak Layak Konsumsi

​Berdasarkan informasi dan kesaksian beberapa saksi mata di lokasi kejadian, terdapat kejanggalan pada kualitas fisik paket makanan yang disajikan kepada siswa dan guru. Makanan tersebut diduga kuat menjadi pemicu utama gangguan kesehatan para korban.

Baca Juga :  Pemukiman di Desa Naitae dan Tuakau Terancam Banjir, Warga Minta Pemerintah Bertindak Cepat

​”Kami menemukan kondisi buah jeruk yang sudah rusak dan membusuk. Selain itu, olahan lauk ayam yang dihidangkan juga masih terlihat kemerahan, mengindikasikan bahwa daging tersebut belum matang sempurna,” ujar salah seorang sumber di lokasi kejadian.

Berita Terkait

Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​
Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​
Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir
Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”
Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:47 WITA

Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:22 WITA

Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:23 WITA

Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:18 WITA

Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​

Berita Terbaru