Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​

- Editorial Team

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 9 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Karena keterbatasan fasilitas dan tidak tersedianya tenaga dokter di lingkungan sekolah, pihak sekolah langsung berfokus pada evakuasi dan penanganan medis darurat bagi para korban guna mencegah kondisi yang lebih memburuk.

​Untuk mengungkap penyebab pasti insiden ini, tindakan investigasi cepat telah dilakukan

​Pengamanan Sampel Pihak terkait telah mengamankan sampel makanan yang dikonsumsi segera setelah gejala keracunan massal terjadi.

​Uji Laboratorium Sampel makanan tersebut telah diantarkan langsung ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang pada Sabtu malam untuk menjalani uji laboratorium menyeluruh.

Baca Juga :  Jumat Bersih Kades Ajak Warga Desa Oeteta Gotong Royong Bersama

​Hingga berita ini ditanyakan , pihak sekolah dan otoritas kesehatan setempat masih menunggu hasil resmi uji laboratorium untuk memastikan kandungan berbahaya atau bakteri yang menyebabkan keracunan tersebut.

​Peristiwa ini memicu perhatian serius dari masyarakat luas. Warga dan orang tua murid mendesak pihak berwenang serta instansi terkait untuk mengusut tuntas rantai penyediaan (supply chain) makanan program tersebut. Investigasi mendalam sangat diperlukan agar evaluasi ketat dapat dilakukan, sehingga program pemenuhan gizi anak sekolah yang sangat baik ini tidak lagi ternoda oleh kelalaian prosedur higienitas di masa mendatang.**

Baca Juga :  Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Kupang di Sambut Dengan Natoni

Berita Terkait

Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​
Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​
Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir
Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”
Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:47 WITA

Diduga Keracunan Makanan Program Gizi Gratis, 8 Siswa dan 1 Guru SD di Kupang Dilarikan ke Puskesmas ​

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:22 WITA

Tragis Ibu Paruh Baya Merenggang Nyawa, Pelaku “Motor Siluman” Kabur Tanpa Hati ​

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:23 WITA

Optimalkan Gizi dan Dongkrak Ekonomi Lokal, Camat Sulamu Resmikan Dapur SPPG Desa Pariti ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:18 WITA

Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​

Berita Terbaru