”Kaca kendaraan korban saat itu dalam keadaan terbuka. Batu yang dilempar dari arah kanan langsung menghantam keras kepala bagian kanan korban,” jelas Iptu Markus Tameno, Jumat (26/6/2026) malam.
Saat kejadian, korban Marvel Mbau sedang berkendara bersama istrinya, Doly Maa, dan anak mereka yang baru berusia empat tahun menuju Pasar Takari. Usai terhantam batu, korban sempat berusaha menepikan kendaraan ke bahu jalan sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.
Korban sempat dilarikan oleh anggota Polsek Fatuleu ke RSUD Naibonat, lalu dirujuk ke RSUD W.Z. Johannes Kupang karena kondisinya yang terus memburuk. Namun, akibat mengalami luka berat berupa patah tulang tengkorak, korban mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (24/6/2026) pukul 11.40 WITA. Jenazah korban dijadwalkan dimakamkan oleh pihak keluarga hari ini, Sabtu (27/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak Kepolisian berhasil mengamankan kedua pelaku setelah memeriksa delapan orang saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Salah satu terduga pelaku, AT, bahkan sempat mengaku kepada rekannya bahwa ia telah melempar mobil tersebut.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












