Redam Konflik di Fatuleu, Kapolres Kupang Pimpin Mediasi dan Dorong Rekonsiliasi Total

- Editorial Team

Selasa, 14 April 2026 - 06:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 99 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com, TBN_ Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H., mengambil langkah persuasif dengan membuka ruang dialog dan mediasi pasca-pertikaian antara kelompok warga di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Pertemuan maraton yang berlangsung pada Senin (13/04/2026) ini bertujuan untuk memulihkan hubungan sosial dan menjamin situasi keamanan tetap kondusif.

Baca Juga :  Rayon I Jemaat GMIT Kalvari Puluthie Merayakan Natal Penuh Kasih dan Sukacita

Kegiatan tersebut digelar menyusul insiden pertikaian antara warga Perumahan 2100 dan masyarakat Dusun IV Oelkuku, Desa Kuimasi, yang terjadi pada Sabtu (11/04/2026) lalu. Mediasi dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni di kediaman Kepala Desa Kuimasi dan Kompleks Perumahan 2100, dengan melibatkan unsur TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan, serta tokoh agama dan masyarakat.

Baca Juga :  Kenal Pamit Kapolres Kupang Lama Dan Baru Di Hadiri Wakil Bupati Kupang

Dalam dialog bersama warga Dusun Oelkuku, Kapolres menanggapi aspirasi masyarakat yang menginginkan penyelesaian secara adat namun tetap meminta keadilan bagi pemicu konflik. AKBP Rudy menegaskan bahwa profesionalisme kepolisian tetap dikedepankan sambil meminta masyarakat menahan diri.

Berita Terkait

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan
WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 16:04 WITA

Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Sabtu, 18 April 2026 - 21:48 WITA

Tepis Polemik Anggaran Ganda, Yohanis Mase Jelaskan Mekanisme Pansus LKPJ dan Reses DPRD Kabupaten Kupang

Berita Terbaru