Karang Taruna Bukan Sekadar Simbol Melainkan Kerja Nyata

- Editorial Team

Kamis, 25 September 2025 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 40 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com_ Hidup sebuah bangsa tidak pernah lepas dari semangat generasi mudanya. Pemuda ibarat sayap yang mampu menerbangkan cita-cita kolektif menuju ketinggian peradaban.

Falsafah inilah yang tercermin dalam kegiatan Bhakti Karang Taruna Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Kantor Camat Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (25/09/2025).

Baca Juga :  Rajut Kedamaian di Tanah Papua: Satgas Yonif 743/PSY Bersilaturahmi ke Tokoh Agama di Distrik Mulia

Kegiatan tersebut menghadirkan rangkaian bhakti sosial, bantuan sosial, layanan administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, kampung taat pajak serta bazar UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan itu, Ketua Karang Taruna Provinsi NTT, Andre Ota, juga menyerahkan karteker Karang Taruna dari berbagai kabupaten, yakni TTS, TTU, Malaka, Rote dan Sumba Tengah.

Baca Juga :  Penyaluran BLT-DD Bagi 47 KPM di Desa Tuapukan

Acara turut dihadiri oleh Bupati Kupang Yosef Lede, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki serta Wali Kota Kupang Cristian Widodo, yang bersama-sama memberikan dukungan penuh bagi gerakan sosial pemuda ini.

Baca Juga :  Sepak Bola Kabupaten Kupang Harus Lebih Baik, Lebih Berprestasi

Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa Kabupaten Kupang dipilih sebagai tuan rumah bukan semata karena faktor teknis, melainkan karena keyakinan bahwa pemuda di daerah ini memiliki energi dan potensi besar untuk menggerakkan roda pembangunan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru