Komitmen Terhadap Pembangunan Daerah, Bupati Kupang Lantik dan Kukuhkan 23 Pejabat Tinggi Pratama

- Editorial Team

Jumat, 12 September 2025 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 273 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _ Jumat (12/09/2025), Bupati Kupang Yosef Lede.SH, melantik 19 orang dan mengukuhkan kembali 4 orang, Pejabat Tinggi Pratama , di lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, di kantor Bupati Kupang.

Turut mendapingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, Dandim1604 Kupang, Kadek Abriawan, dan perwakilan Kapolres Kupang.

Baca Juga :  Bupati Kupang Hadiri Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026 Yang Digelar Polda NTT

Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelantikan dan pengukuhan tersebut merupakan puncak dari rangkaian panjang proses pengisian jabatan Tinggi Pratama, yang telah dilakukan sesuai amanat Undang – undang yaitu melalui seleksi terbuka, transparan dan akuntabel. Dilanjutkan, pelantikan dan pengukuhan itu memiliki makna penting, sebagai bagian dari komitmen dirinya dan Aurum Titu Eki sebagai Wakil Bupati, untuk membenahi birokrasi secara bertahap, terukur, dan berlandaskan regulasi yang sah, demi terwujudnya birokrasi yang professional dan berintegritas.

“Pelantikan dan pengukuhan saat ini menjadi momentum untuk melakukan penyegaran dan rotasi antar organisasi perangkat daerah. Langkah ini penting agar roda birokrasi tidak berjalan monoton, melainkan selalu dinamis, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Baca Juga :  Pelantikan Sekda Definitif Langkah Strategis Untuk Menuju Kabupaten Kupang Emas

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru