John turut mendorong Pokja Perubahan Iklim untuk segera merealisasikan satu atau dua aksi konkret di lapangan sebagai bukti nyata implementasi perencanaan.
Selain konsolidasi perencanaan, pertemuan ini menyoroti strategi pendanaan aksi iklim. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemprov NTT mendorong skema pembiayaan kolaboratif dan inovatif dengan menggandeng mitra nonpemerintah serta lembaga donor internasional.
Berdasarkan data Bapperida NTT, sepanjang tahun 2025 telah masuk pendanaan terkait aksi iklim lebih dari Rp207 miliar ke NTT. Sebagian besar dana tersebut diakses oleh kelompok masyarakat dan lembaga nonpemerintah. Hal ini menjadi peluang sekaligus pemicu bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas dalam menggalang serta mengelola dana hibah iklim secara akuntabel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai langkah nyata dari perencanaan menuju aksi, Pokja Perubahan Iklim NTT telah menyepakati jadwal kerja konkret:
September 2026 Identifikasi isu prioritas di tiap bidang, pemetaan mitra lokal, serta pendataan calon lembaga donor.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











