“Jadikan lomba ini sebagai momentum untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan membangun jaringan antar jemaat. Menang atau kalah adalah bagian dari proses pembelajaran. Yang terpenting adalah semangat kebersamaan, sportivitas, serta niat tulus untuk memuliakan Tuhan melalui talenta yang diberikan. Dan jangan ragu akan penilaian para juri,” ujar YosefLede.
Kepada Dewan Juri, Bupati berharap agar penilaian dilakukan secara objektif, adil dan profesional. Ia memuji kualitas tiga juri dalam lomba seni musik pesparawi ini, diantaranya Relin Yosi Huka, M.Sn, Max Jacob Bolla, SP, M.Si dan Paskalis Romi Langgu, S.Sn,M.Ars. Ketiganya adalah juri profesional, bersertifikat sebagai juri nasional.
Sementara Ketua Harian LPPD Provinsi NTT Yorhanz Lopis dalam sambutannya mengatakan, berbicara pesparawi bagi orang Kabupaten Kupang bukan hal baru. Sudah banyak prestasi yang diukir oleh orang-orang Kabupaten Kupang baik tingkat regional maupun nasional, dengan membawa pulang medali emas saat mengikuti kompetisi lomba pesparawi nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












