Redam Konflik di Fatuleu, Kapolres Kupang Pimpin Mediasi dan Dorong Rekonsiliasi Total

- Editorial Team

Selasa, 14 April 2026 - 06:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 99 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​”Kita semua harus berdoa agar situasi kembali normal. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar. Saya minta masyarakat tidak menyimpan senjata tajam atau benda berbahaya lainnya. Laporkan setiap informasi sekecil apa pun kepada kami agar dapat ditindaklanjuti secara profesional,” tegas AKBP Rudy Junus Jacob Ledo.

Baca Juga :  Animo Masyarakat Membludak, Pelayanan Kesehatan Gratis Pemuda Kristen Kabupaten Kupang Lampaui Target

​Salah satu poin krusial dalam pertemuan di Perumahan 2100 adalah seruan dari tokoh agama Katolik, Anselmus Lau, untuk menghapus sekat sosial di tengah masyarakat. Ia menekankan agar tidak ada lagi pembedaan istilah antara “warga eks Timor-Timur” dan “warga lokal”. Hal ini didukung penuh oleh Kapolres yang menegaskan bahwa seluruh warga memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara Indonesia.

Baca Juga :  Respons Cepat Satgas Yonif 743/PSY Selamatkan Anak dari Infeksi Luka

​Kapolres juga mengidentifikasi bahwa akar konflik dipicu oleh konsumsi minuman keras (miras). Sebagai solusi konkret, Polres Kupang mendorong.

Koordinasi antara pengelola perumahan, pemerintah kecamatan, dan kepolisian untuk melarang peredaran miras di kawasan tersebut.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru