Senada dengan hal tersebut, Zek Rinaldi, Ketua Tim Perencanaan Umum Bidang KPISDA BBWS NTT II, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan data teknis untuk menyusun program penanganan.
”Pihak Balai Sungai akan bekerja terlebih dahulu melalui pemasangan bronjong di beberapa titik kritis. Kami butuh dukungan data dan kolaborasi dengan Pemda agar saluran air yang sudah menyempit bisa dinormalisasi kembali,” jelas Zek.
Lurah Naibonat, Orlando A.S. Olivier, S.STP, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari pihak Balai. Ia menyebutkan bahwa surat permohonan tersebut telah diajukan sejak Maret lalu sebagai bentuk aspirasi warga yang rumah dan sawahnya terus terdampak banjir setiap tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Warga kami, terutama di RT 08 dan 09, sangat merindukan solusi nyata. Dengan turunnya tim dari Balai Jalan dan Balai Sungai hari ini, kami berharap ada perubahan signifikan di musim hujan mendatang sehingga dampak banjir bisa diminimalisir,” ungkap Orlando.
Agenda peninjauan ini juga melibatkan tokoh masyarakat dan ketua RT setempat guna memastikan titik-titik koordinat penanganan tepat sasaran. Rencananya, koordinasi lanjutan akan dilakukan pada Senin mendatang untuk mendetailkan lokasi-lokasi terdampak yang memerlukan intervensi segera..**
Halaman : 1 2



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










