Seorang tokoh masyarakat setempat menyatakan kegeramannya dan meminta intervensi langsung dari pemerintah pusat.
”Ini menyangkut nyawa anak-anak kita. Fungsi pengawasan Korwil gagal total. Kami meminta kepada Bapak Presiden dan pemangku kepentingan terkait agar Koordinator Wilayah segera diganti sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kelalaian ini,” tegasnya.
Hingga saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang masih melakukan penyelidikan mendalam bersama pihak kepolisian dan otoritas terkait untuk mengusut tuntas rantai pasok makanan yang membahayakan kesehatan siswa tersebut..**



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









