Tak Ada Kata Lelah Bagi Bupati Kupang Temui Jemaat Betel Bimanus Hingga Melewati Medan Sulit

- Editorial Team

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 66 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Langit mendung  dengan jeda hujan sementara jalan menuju Desa Fatumonas  , Kecamatan Amfoang Selatan, dalam lumpur, batu dan licin yang menyakitkan langkah, medan yang terjal dan cuaca yang muram seolah menjadi keteguhan masyarakat di pelosok Kabupaten Kupang.

Dalam kondisi alam yang demikian, perjalanan tidak lagi soal jarak, melainkan tentang niat dan keberanian moral.

Baca Juga :  Bupati Kupang Sidak Pasar Oesao. Pastikan Harga Stabil Jelang Paskah dan Idul Fitri

Bupati Kupang, Yosef Lede, tak merasa lelah tetap memenuhi undangan, walau dengan cuaca hujan dan medan yang menguras tenaga bukanlah alasan untuk menunda kehadiran, tanah basah yang menghambat laju kendaraan, langkah pengabdian tetap menuju Jemaat GMIT Betel Bimanus, Desa Fatumonas.

Minggu (25/01/2026), Yosef Lede bersama bersama rombongan  menembus cuaca buruk demi menghadiri Pembukaan Sidang Klasis Amfoang Selatan Tahun 2026, yang diselenggarakan di Gereja GMIT Betel Bimanus, Desa Fatumonas.

Perjalanan ini bukan sekadar mobilitas fisik namun diuji oleh alam dan kesunyian wilayah pinggiran, di tengah medan yang seakan tak pernah ramah, Jalan berlumpur menjadi saksi bisu bahwa pengabdian sejati tidak tunduk pada cuaca dan pelayanan yang lahir dari nurani tidak pernah berhenti oleh keterbatasan alam maupun kesunyian wilayah..(sp)

Baca Juga :  Bupati Kupang Menyerahkan Simbolis Kepada Penerima Beras Bantuan Pangan

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru