”Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Regulasi dan tantangan zaman sekarang berbeda. Saat ini beban belanja pegawai meningkat secara signifikan dengan penambahan tenaga kerja, sementara postur APBD tidak bertambah secara drastis sehingga ruang fiskal untuk pembangunan menjadi kian sempit,” tegas Bupati Yosef Lede.
Menghadapi keterbatasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang telah melakukan berbagai langkah strategis, antara lain:
Mengoptimalkan Potensi Daerah: Menggali seluruh potensi pendapatan daerah secara maksimal sesuai dengan aturan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sinergi dengan Pemerintah Pusat (APBN): Mendorong masuknya program dan anggaran APBN ke Kabupaten Kupang, seperti pembentukan Sekolah Rakyat, Sekolah Nasional Terintegrasi, Kampung Nelayan Merah Putih, serta dukungan alsintan yang berhasil membawa Kabupaten Kupang meraih swasembada beras selama 2 tahun terakhir.
Pinjaman Daerah untuk Program Produktif: Melakukan pinjaman daerah yang ditujukan khusus pada pembangunan infrastruktur dan sarana ekonomi produktif, seperti pembangunan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) guna membuka lapangan kerja dan meningkatkan PAD, serta akses jalan strategis masyarakat (seperti jalur Oelamasi–Oekabiti/Oekabiti–Oeltua dan infrastruktur wilayah Amfoang).
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












