Bupati Yosef Lede menegaskan bahwa wacana pinjaman daerah ini bukan merupakan langkah ugal-ugalan atau sekadar untuk kegiatan konsumtif. Rencana tersebut disusun secara matang, terukur, dan disesuaikan dengan kemampuan pengembalian keuangan daerah serta sisa masa jabatan kepala daerah.
Seluruh tahapan rencana pinjaman ini juga akan dikonsultasikan dan diajukan untuk mendapat persetujuan dari DPRD Kabupaten Kupang sebagai perwakilan masyarakat.
”Program-program yang kami jalankan hari ini merupakan bagian dari Visi-Misi yang sudah tertuang secara resmi dalam RPJMD. Bahkan program ini juga yang dulu kita perjuangkan bersama saat kampanye. Oleh karena itu, pinjaman daerah ini adalah solusi rasional untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di tengah keterbatasan APBD dan APBN,” pungkasnya.,[Cheril]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












