Kupang_Haluantimur.com – Selasa (24/03/2026). Di tengah deru pembangunan yang digalakkan di seluruh pelosok negeri, jeritan hati masyarakat Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, seolah masih tertahan di kubangan lumpur. Kondisi jalan yang menjadi urat nadi kehidupan warga kini kian memprihatinkan, terutama di titik kritis yang dikenal warga sebagai “Titik Tanah Merah”.
Bukan sekadar hambatan perjalanan, kerusakan jalan ini telah menjadi pembatas antara hidup dan mati bagi warga yang membutuhkan layanan darurat.
Keluhan ini bukan tanpa alasan. Para tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Pratama (RSP) Amfoang menjadi saksi hidup betapa sulitnya memberikan pelayanan maksimal di tengah infrastruktur yang lumpuh. Mobilisasi pasien rujukan menuju ibu kota Kabupaten Kupang maupun ke tingkat Provinsi seringkali menjadi perjalanan yang mencekam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berjuang melawan waktu saat merujuk pasien, namun kondisi jalan di titik tanah merah seringkali menjadi hambatan utama. Kendaraan sulit melintas, dan risiko bagi pasien sangat besar,” ungkap salah satu tenaga kesehatan di RSP Amfoang.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











