Taruhan Nyawa di Beranda Negeri: Potret Kelam Infrastruktur Jalan di Amfoang Utara

- Editorial Team

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 234 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com – Selasa (24/03/2026). Di tengah deru pembangunan yang digalakkan di seluruh pelosok negeri, jeritan hati masyarakat Desa Fatunaus, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, seolah masih tertahan di kubangan lumpur. Kondisi jalan yang menjadi urat nadi kehidupan warga kini kian memprihatinkan, terutama di titik kritis yang dikenal warga sebagai “Titik Tanah Merah”.

Baca Juga :  Tegaskan Transparansi, Camat Sulamu Kawal Ketat Penetapan APBDes Pantai Beringin

Bukan sekadar hambatan perjalanan, kerusakan jalan ini telah menjadi pembatas antara hidup dan mati bagi warga yang membutuhkan layanan darurat.

Keluhan ini bukan tanpa alasan. Para tenaga kesehatan yang bertugas di Rumah Sakit Pratama (RSP) Amfoang menjadi saksi hidup betapa sulitnya memberikan pelayanan maksimal di tengah infrastruktur yang lumpuh. Mobilisasi pasien rujukan menuju ibu kota Kabupaten Kupang maupun ke tingkat Provinsi seringkali menjadi perjalanan yang mencekam.

“Kami berjuang melawan waktu saat merujuk pasien, namun kondisi jalan di titik tanah merah seringkali menjadi hambatan utama. Kendaraan sulit melintas, dan risiko bagi pasien sangat besar,” ungkap salah satu tenaga kesehatan di RSP Amfoang.

Baca Juga :  Masyarakat Oemofa Gembira, Jalan Silu-Oemofa Telah di Kerjakan

Berita Terkait

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir
Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”
Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​
Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​
Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:20 WITA

Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WITA

Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:11 WITA

Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WITA

Wujudkan Keadilan Energi, Pemkab Kupang Berkomitmen Bangun SPBU Satu Harga di Wilayah Amfoang dan Semau ​

Berita Terbaru