Kupang_Haluantimur.com_ Menanggapi polemik yang berkembang di media massa dan tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Desa Poto, Kepala Desa Poto, Melky Petan, akhirnya memberikan klarifikasi mendalam.
Dalam pertemuan dengan awak media di Desa Poto, saptu (16/05/2026), Meky menegaskan sikapnya terkait Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan isu pemberhentian dirinya.
Bukan Menolak Diperiksa, Tapi Menuntut Keadilan Kolektif Terkait permintaan Camat Fatuleu Barat agar Inspektur Daerah (Irda) melakukan pemeriksaan khusus, Meky Petan menyatakan bahwa pada prinsipnya ia sangat kooperatif. Namun, ia menggarisbawahi bahwa pemeriksaan tersebut harus dilakukan secara menyeluruh terhadap sistem kerja lembaga, bukan hanya menyasar individu Kepala Desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
”Saya tidak keberatan Irda masuk. Tapi saya harap pemeriksaan dilakukan secara objektif terhadap seluruh perangkat yang ada, baik Bendahara maupun Sekretaris. Ini menyangkut institusi. Jika ada kekurangan dalam APBDes, kita harus lihat di mana letak kendalanya secara bersama-sama,” ujar Melky.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe









