Diduga Tabrak Aturan, Anggota BPD Sekaligus Pendamping Desa Jadi Sorotan

- Editorial Team

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 257 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Ini bukan sekadar masalah administratif, tapi soal etika. Bagaimana mungkin seseorang yang bertugas mengawasi kinerja pemerintah desa (BPD), juga menjadi pihak yang mendampingi dan mengarahkan teknis pelaksanaan program (PLD)? Ini menciptakan benturan kepentingan yang sangat besar,” tegas warga saat ditemui di balai pertemuan warga, Kamis (12/03).

Baca Juga :  Pemerintah Desa Poto Prioritas Infrastruktur Jalan Tani Lewat Dana Desa Tahun 2025

Sementara itu, warga lainnya menyoroti kelalaian yang dilakukan oleh BPD Desa Oebelo.

“Ini terkesan dibiarkan, BPD seperti lalai dalam persoalan ini,” ujarnya dengan nada tegas.

Desakan Audit Inspektorat

Masyarakat mengkhawatirkan adanya “titik buta” dalam pengawasan pembangunan desa selama periode ini.

Sebagai bentuk tindak lanjut, warga mendesak pihak Inspektorat Daerah untuk turun tangan melakukan audit investigatif.

Klarifikasi Ketua BPD: “Kami Akui Keliru”

Baca Juga :  Menenun Harapan di Tengah Ombak Sulamu, Bupati Kupang Yosef Lede Serahkan Bantuan KKP RI untuk Petani Rumput Laut

Menanggapi gejolak tersebut, Ketua BPD Desa Oebelo, Armindo Goncalves memberikan pernyataan terbuka.

Ia tidak menampik adanya rangkap jabatan tersebut, namun ia berdalih bahwa situasi ini terjadi karena ketidaktahuan dan kurangnya arahan dari pihak pemerintah desa sebelumnya.

Berita Terkait

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir
Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”
Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​
Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​
Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:20 WITA

Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WITA

Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:11 WITA

Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WITA

Wujudkan Keadilan Energi, Pemkab Kupang Berkomitmen Bangun SPBU Satu Harga di Wilayah Amfoang dan Semau ​

Berita Terbaru