Dugaan Mark-Up dan Monopoli Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kupang Mencuat, BGN Didesak Bertindak Tegas ​

- Editorial Team

Sabtu, 25 April 2026 - 00:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Editor : Redaksi Dibaca 199 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Program unggulan nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kupang kini berada dalam sorotan tajam. Dugaan praktik mark-up harga bahan baku yang sistematis serta aroma monopoli supplier dilaporkan terjadi di tingkat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), memicu desakan agar Badan Gizi Nasional (BGN) segera melakukan audit investigatif.

Baca Juga :  Wujudkan Sekolah Nyaman di NTT, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Revitalisasi SD Inpres Noelbaki Senilai Rp3,8 Miliar ​

​Berdasarkan informasi dari sumber internal relawan SPPG yang enggan disebutkan namanya, diduga kuat oknum pengelola dan akuntan di lapangan melakukan manipulasi harga bahan makanan.

Modus ini dinilai sangat ironis karena pengelola disinyalir sudah meraup keuntungan dari biaya sewa gedung, namun masih mencoba “mengigit” anggaran per porsi sebesar Rp 10.000.

​”Mark-up ini diatur secara sistematis demi keuntungan pribadi. Hak gizi anak-anak dikorbankan demi selisih harga yang masuk ke kantong oknum,” ungkap sumber tersebut, Kamis (23/04/2026).

Baca Juga :  Bupati Kupang Instruksikan Pengawasan Berlapis Program Makan Bergizi Gratis, Jangan Ada Toleransi untuk Standar Gizi

​Tak hanya soal harga, isu monopoli suplai bahan baku juga mencuat. Salah satu pengelola dapur SPPG di Kecamatan Kupang Timur diduga memonopoli pasokan sayur, daging, hingga buah-buahan.

Berita Terkait

Resmob Polres Kupang Ringkus Pencuri Hewan di Sulamu, Lima Ekor Anjing Diamankan
Respons Cepat Keluhan Warga, BBWS NTT II dan BPJN NTT Tinjau Lokasi Banjir di Kelurahan Naibonat
Pemerintah Desa Tanah Putih Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 18 KPM Terima Bantuan Tunai ​
LPJ Desa Poto Buntu, Camat Fatuleu Barat Resmi Rekomendasikan Pemeriksaan Khusus oleh Inspektorat ​
Camat Fatuleu Barat Angkat Bicara Soal Isu Motor Operasional Desa Kalali “Aset Desa Harus Dipertanggungjawabkan” ​
Aset Desa “Ghaib”, Warga Kalali Pertanyakan Keberadaan Motor Operasional di Tangan Desa Tetangga ​
Efisiensi Panen Meningkat, Petani Kelurahan Merdeka Apresiasi Kehadiran Combine Harvester di Kupang Timur ​
Resmi Ditetapkan, APBDes Desa Seki Tahun 2026 Fokus pada Kesejahteraan 1.082 Jiwa Masyarakat ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:24 WITA

Resmob Polres Kupang Ringkus Pencuri Hewan di Sulamu, Lima Ekor Anjing Diamankan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:44 WITA

Respons Cepat Keluhan Warga, BBWS NTT II dan BPJN NTT Tinjau Lokasi Banjir di Kelurahan Naibonat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:36 WITA

Pemerintah Desa Tanah Putih Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 18 KPM Terima Bantuan Tunai ​

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:03 WITA

LPJ Desa Poto Buntu, Camat Fatuleu Barat Resmi Rekomendasikan Pemeriksaan Khusus oleh Inspektorat ​

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:49 WITA

Camat Fatuleu Barat Angkat Bicara Soal Isu Motor Operasional Desa Kalali “Aset Desa Harus Dipertanggungjawabkan” ​

Senin, 11 Mei 2026 - 23:10 WITA

Efisiensi Panen Meningkat, Petani Kelurahan Merdeka Apresiasi Kehadiran Combine Harvester di Kupang Timur ​

Senin, 11 Mei 2026 - 16:50 WITA

Resmi Ditetapkan, APBDes Desa Seki Tahun 2026 Fokus pada Kesejahteraan 1.082 Jiwa Masyarakat ​

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:33 WITA

SPPG Sikumana Resmi Beroperasi, Sasar Ratusan Anak PAUD dan TK di Kota Kupang ​

Berita Terbaru