Aser mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir, budaya gotong royong di tingkat desa sempat mulai memudar. Oleh karena itu, momentum BBGRM ke-23 ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi warga untuk kembali membudayakan semangat ‘Meit Bua Ta Buat Meb, Et Tak Fena it Daerah Kabupaten Kupang, Tak Fena it Pah ma it Nifu’ (bekerja bersama-sama demi kemajuan daerah).
Ia juga menegaskan dukungan penuh DPRD terhadap kebijakan pembangunan yang menyentuh masyarakat desa, meskipun di tengah keterbatasan efisiensi anggaran daerah saat ini.
”Kami percaya, melalui komitmen pembangunan yang berkesinambungan dan bertahap dari pemerintah, masyarakat akan senantiasa merasakan asas manfaat yang nyata menuju Kabupaten Kupang yang lebih sejahtera,” tutupnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pencanangan BBGRM Ke-23 ini ditandai dengan pembukaan resmi oleh Bupati Kupang Yosef Lede.SH, dan akan berlangsung secara serentak di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Kupang selama satu bulan ke depan.**

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe










