Temukan Bahan Terlarang Hingga Krisis IPAL, Camat Fatuleu dan DPRD Kabupaten Kupang Sidak Dapur SPPG Sillu ​

- Editorial Team

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 1,473 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​”Kami menemukan kekurangan sejak administrasi awal dari tim kesehatan yang sampai saat ini belum ditindaklanjuti. Selain itu, ada penggunaan penyedap rasa yang mengandung MSG serta kaldu jamur yang sebenarnya sudah jelas dilarang dalam aturan program ini. Keterangan yang kami dapat dengan kenyataan di lapangan sangat berbeda,” tegas Abdi Rohi.

Baca Juga :  Bergandeng Tangan Memuliakan Tuhan di Puncak Jaya, Satgas Yonif 743//PSY Ibadah Bersama Jemaat Emaus Mulia

​Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak Kecamatan langsung melayangkan panggilan darurat kepada mitra pengurus, SPG, hingga pihak Yayasan selaku pengelola proyek.

“Hari ini, jam 10 pagi saya sudah minta kepada mitra SPPG Sillu, Yayasan dan pengurus agar hadir di kantor Camat dan kita evaluasi. Semua temuan yang kami dapatkan di lapangan akan dimintai klarifikasi,” lanjutnya.

​2. Aroma Monopoli Supplier dan Hak Relawan yang Terbengkalai

​Dugaan kongkalikong di manajemen logistik turut dibongkar oleh Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Yusuf Tanu. Rencana awal yang melibatkan 5 supplier demi menjaga transparansi dan kualitas, justru dipangkas secara sepihak menjadi supplier tunggal.

Baca Juga :  Lansia Jadi Prioritas, Desa Oemofa Tetapkan KPM BLT-DD 2026 Melalui Musyawarah Desa ​

Berita Terkait

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​
Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​
Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​
Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir
Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”
Dukung Kesejahteraan dan Tekan Stunting, Pemdes Fatuteta Salurkan BLT Ekstrem dan Reward Posyandu ​
Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​
Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:58 WITA

Kasus Pembacokan Warga Desa Pariti Korban Alami Luka Parah, Desak Polres Kupang Segera Tangkap Pelaku ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pemkab Kupang Resmi Laporkan Dugaan Penyerobotan dan Mafia Sewa Lahan Daerah ke Polres Kupang ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:20 WITA

Sukses Raih 3 Besar Pelayanan Kesehatan Gratis, Puskesmas Poto Gelar Aksi Nyata di Desa Naitae ​

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:54 WITA

Empat Bulan Bolos Tanpa Kabar, Kades Kalali Bakal Gandeng Camat Fatuleu Barat Tertibkan Aparat Desa yang Mangkir

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:51 WITA

Lolos PPPK Paruh Waktu di Fatuleu Barat, Tenaga Kesehatan Ini Curhat Belum Terima Gaji “Kami Butuh untuk Makan Sehari-hari”

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:30 WITA

Desa Naitae Salurkan BLT Dana Desa Tahap I Tahun 2026 untuk 23 KPM ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:11 WITA

Dua Pengurus Inti Saling Memaafkan, Daniel Taimenas “Mari Bersama Kita Jaga Akar Rumput Partai Golkar!” ​

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WITA

Wujudkan Keadilan Energi, Pemkab Kupang Berkomitmen Bangun SPBU Satu Harga di Wilayah Amfoang dan Semau ​

Berita Terbaru