Transparansi APBD 2026, Pemkab Bongkar Fakta di Balik Isu 51 Miliar Hibah

- Editorial Team

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 898 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dana ini diperuntukkan bagi sekolah-sekolah di Kabupaten Kupang guna mendukung operasional pendidikan dan peningkatan mutu layanan belajar-mengajar.

Selain dana BOS, belanja hibah juga dialokasikan untuk Belanja hibah kepada pemerintah pusat
Belanja hibah kepada badan atau lembaga yang bersifat nirlaba
Belanja hibah kepada partai politik, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  Tiga Sekolah Dasar di Kecamatan Sulamu Belum Serahkan LPJ Dana BOSP

Seluruh alokasi tersebut, kata Mateldius, telah melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran yang transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk meluruskan informasi yang berkembang, Sekda Kupang juga memaparkan postur lengkap APBD Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2026, yakni:

Baca Juga :  Pemkab Kupang Klasifikasi Simpang Siur Pembayaran GAJI P3K, Realisasi Sudah Berjalan, Proses Verifikasi Terus Dipercepat

Total APBD: Rp1.224.313.529.860
Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp100.604.800.000
​Pendapatan Transfer Rp1.093.875.178.969
Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: Rp29.833.158.560,86

Sementara dari sisi belanja:
Total Belanja Daerah Rp1.274.524.324.590,63 dan
Belanja Pegawai: Rp635.862.310.000

Baca Juga :  Sekda Kabupaten Kupang Tepis Isu Miring Terkait Gaji PPPK, Ini Penjelasanya

Menurut Mateldius Sanam, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa struktur APBD Kabupaten Kupang masih didominasi oleh belanja wajib, terutama belanja pegawai dan pelayanan dasar, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru