” Atas nama pemerintah kabupaten kupang, saya mengapresiasi kerjasama yang dilakukan saat ini untuk sektor pertanian lebih maju. Mengingat petani-petani kita apalagi di daerah pelosok, daerah-daerah yang belum mendapat informasi yang kaitan erat dengan sains dan teknologi. Jadi melalui kesempatan baik ini, petani kecil dapat beradaptasi dengan perubahan iklim dengan teknologi lebih modern,” ucap Wakil Bupati.
Lanjut Aurum Titu Eki, pendekatan yang berbasis ilmu pengetahuan melalui SLI ini, tetap menghormati tradisi atau budaya yang sudah ada sebelumnya.
Adakala petani memprediksi tanda-tanda alam, kapan mulai menanam, kapan musim hujan. Kebiasaan atau pola lama tidak ada yang salah, namun tidak ada ruginya bila kita belajar dari ilmu pengetahuan dan teknologi yang modern untuk menunjang sektor pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keiikutsertaan petani kecil dalam sekolah ini, menurut Aurum, memberikan pengetahuan lebih efektif dari yang tidak tahu menjadi tahu, tidak bisa menjadi bisa, lebih paham untuk melihat, mengamati kondisi-kondisi cuaca yang ada.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











