Wakil Bupati Kupang Apresiasi Kerja CIRMA Dan BMKG Untuk Hadapi Tantangan Iklim Bagi Petani Kecil

- Editorial Team

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 46 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Petani dapat memahami dan memanfaatkan informasi iklim dengan baik, sehingga dapat menentukan waktu tanam dan pola tanam yang lebih tepat,” tutur Wakil Bupati

Sementara Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmattulloh Adji, dalam sambutannya menyebut, kolaborasi dengan CIRMA terjalin di tahun 2025 dalam bentuk penandatanganan kerjasama, dengan komitmen bangun pemahaman iklim kepada petani kecil.

Baca Juga :  Mobil Pengawal Bupati Kupang Terseret Banjir di Fatuleu Barat

“Kiranya melalui sekolah ini, informasi iklim yang disampaikan kepada petani, dapat dibaca, diterjemahkan secara baik dari meteorologinya setiap jam, hari, termasuk prakiraan musim. Jangan sampai informasi yang diberikan, berlalu begitu saja, tidak paham apa yang dimaksud,”kata Adji.

Sedangkan Yohanes Mangu Ladjar Direktur Yayasan Cirma menjelaskan, Sekolah Lapang Iklim bagi Komunitas Petani Kecil di Tahun 2025 digelar di enam Kabupaten/Kota yaitu Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu dan Malaka dengan total 6000 petani kecil.

Baca Juga :  Waspada Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis 99S Di Selatan NTT

“Di Kabupaten Kupang ada lima desa yang akan didampingi yaitu Silu, Camplong II, Raknamo, Tanah Merah dan Oeltua.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru