Meningkatkan kapasitas perangkat desa agar mampu mengelola dan memanfaatkan data desa secara mandiri.
Menyelaraskan data desa dengan standar Badan Pusat Statistik (BPS) guna mewujudkan program Satu Data Indonesia.
Mendorong penggunaan data untuk perencanaan pembangunan desa yang lebih transparan dan akuntabel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dihadiri oleh para pimpinan OPD terkait, tokoh agama di lingkup Klasis Kupang Tengah, serta masyarakat setempat. Pemilihan Gereja GMIT Baitania Tulun sebagai lokasi acara juga menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mengawal kesejahteraan masyarakat melalui program-program strategis.
Melalui pencanangan ini, diharapkan menjadi pionir bagi desa-desa lain di Kabupaten Kupang dalam menghidupkan budaya sadar statistik demi percepatan pengentasan kemiskinan dan peningkatan layanan publik..**
Halaman : 1 2

Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe











