Rapat Tahunan Majelis Jemaat Sion Oekule, Evaluasi dan Pembahasan Program 2026

- Editorial Team

Senin, 9 Maret 2026 - 18:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Semy Pello Editor : Redaksi Dibaca 108 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kupang_Haluantimur.com _Majelis Jemaat Sion Oekule, Klasis Sulamu  Gelar Rapat Tahunan Majelis (Ratam) Senin (9/03/2026). Inti rapat tahunan Majelis Jemaat terkait evaluasi dan pembahasan program tahun pelayanan 2026, berlangsung selama dua hari.

Ketua Majelis Jemaat Sion Oekule Pdt. Doddy Dali, S.SI,Teol. menjelaskan, berbagai program pelayanan yang dilakukan baik tingkat Jemaat dan program pelayanan keluarga berjalan dengan baik. Sekalipun kehidupan persekutuan dan pelayanan yang dijalani penuh dengan dinamika.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Picu Kelangkaan Solar di Rote Ndao, Antrean Mengular di SPBU Sanggoen

“Semua dinamika ini telah dilewati bersama dalam pernyataan kasih Tuhan,” kata Pdt Doddy Dali, SS.Teol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, Rapat Tahunan Majelis Jemaat merupakan capaian keberhasilan program kegiatan di masing-masing Rayon. Ia mengajak para pelayan di Jemaat Sion Oekule mempertahankan bahkan lebih ditingkatkan sehingga berdampak positif pada pertumbuhan jemaat secara baik.

Baca Juga :  Satgas Yonif 743/PSY Bawa Misi Sehat dari Pintu ke Pintu di Pelosok Puncak Jaya ‎

“Evaluasi kekurangan dan menentukan arah pelayanan kedepan serta rencana pentabisan Gereja GMIT Sion Oekule yang sepat tertunda guna menopang pelayanan di Jemaat akan lebih baik dan harus didasarakan kepada Yesus Kristus,” ujar Pdt Doddy Dali.

Baca Juga :  Jumat Bersih, Bupati Kupang Turun Tangan Bersih-bersih Di Pasar Oesao

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda
Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara
Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK
Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026
Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres
Capaian CKG Tertinggi di NTT, Dinkes Kabupaten Kupang Terus Pacu Puskesmas Capai Target
Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026
Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp HaluanTimur.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WITA

Ketua DPRD Kabupaten Kupang Tegaskan Jadwal Pansus dan Reses Berjalan Terpisah, Bantah Isu Anggaran Ganda

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WITA

Laporan LPJ Macet, 14 Kepala Desa di Kabupaten Kupang Resmi Diberhentikan Sementara

Senin, 20 April 2026 - 16:52 WITA

Pemerintah Desa Oebelo Tetapkan APBDes 2026, Penerima BLT Menurun Jadi 15 KK

Senin, 20 April 2026 - 10:42 WITA

Wujudkan Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan, Desa Oebelo Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026

Minggu, 19 April 2026 - 20:41 WITA

Kasus Tambang Emas Ilegal Sumba Timur ‘Jalan di Tempat’, WALHI NTT Desak Transparansi Polres

Minggu, 19 April 2026 - 14:14 WITA

Penjelasan Pemerintah Kabupaten Kupang Terkait Penyesuaian Anggaran Dana Transportasi Tenaga Honorer Tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 - 11:10 WITA

Optimalkan Dana Ketahanan Pangan, BUMDes Cahaya Pitay Targetkan Produksi 2 Ton Ikan Per Bulan

Sabtu, 18 April 2026 - 23:41 WITA

WALHI NTT. Pembatasan Wisata Komodo Berisiko Ciptakan Ketimpangan Baru dan Amankan Investasi Melalui Kedok Konservasi

Berita Terbaru